SMK INSAN PRIMA MANDIRI JL. KH. MUHAMMAD HASBULLAH NO. 100 DESA SUKABAKTI KEC. TAROGONG KIDUL GARUT

Rabu, 01 Maret 2017

UJI KOMPETENSI KEAHLIAN, BUKTI NYATA PENGAKUAN PEMERINTAH KEPADA LULUSAN SMK

SMK Bisa! Itulah slogan yang menjadi simbol penyemangat untuk para siswa yang bersekolah di jenjang SMK. Kenapa SMK harus bisa? Karena jenjang pendidikan SMK, berbeda dengan SMA. Lulusan SMA mau tidak mau harus melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya di Perguruan Tinggi, tapi lulusan SMK, bisa memilih, mau kuliah silahkan, tidakpun tidak apa-apa, toh bisa membuka lapangan pekerjaan dengan berwirausaha, karena lulusan SMK punya keahlian disesuaikan dengan jurusan yang digelutinya. Yang kompetensi keahliannya Teknik Instalasi Listrik, sembari kuliah kalau misalnya melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya, bisa sambil jadi Instalatir, atau magang di perusahaan penyedia jasa pemasangan listrik. Yang kompetensi keahliannya Teknik Otomotif, bisa magang di bengkel-bengkel atau membuka bengkel sendiri kalau modalnya kuat. Yang kompetensi keahliannya Akuntansi, bisa magang di perusahaan-perusahaan atau toko-toko yang pasti membutuhkan seorang akuntan untuk menyelesaikan permasalahan transaksi di tokonya tersebut.                

Setiap menjelang Ujian Nasional, siswa SMK lebih sibuk dibandingkan dengan siswa SMA. Kenapa lebih sibuk, toh sama jenjangnya Sekolah Menengah? Jenjang boleh sama, tapi visi dan output lulusannya berbeda. Jelas berbeda, karena siswa SMK harus melalui yang namanya Uji Kompetensi Keahlian alias Ujikom, yang tidak akan pernah dirasakan oleh siswa SMA. Lelah? Pasti. Tapi dengan lelah akan mendapatkan ilmu yang ilmiah, yang tidak akan berat dibawa kemana-mana. Dan apabila kita mampu mengaplikasikannya di kehidupan sesungguhnya, niscaya hidup kita akan berkah.

Kenapa siswa SMK harus Ujikom? Karena pemerintah secara tidak langsung mengakui kualitas lulusan SMK. Pada saat Ujikompun yang mengujinya tidak sembarangan, harus yang memiliki kualifikasi dan keahlian dibidangya. Setelah lulus Ujikom, siswa tersebut akan mendapatkan Sertifikat Keahlian, dimana sertifikat tersebut akan berguna bila nantinya akan melamar pekerjaan atau ketika membuka wirausaha.
                


SMK Insan Prima Mandiri, sebagai salah satu SMK di Kabupaten Garut, tahun ini menjadi penyelenggara pada kegiatan Uji Kompetensi Keahlian, setelah 2 tahun sebelumnya masih menginduk ke sekolah lain. Untuk menjaga kualitas Ujikom sendiri, SMK IPMAN menggandeng PUSKOM AMIK HASS Garut sebagai mitra atau penguji eksternal. Dipilihnya PUSKOM AMIK HASS Garut sebagai penguji eksternal tidak lain karena adanya kesamaan visi dan misi dalam pengembangan lulusan akuntansi yang dapat diandalkan di dunia kerja dan masyarakat pada umumnya.

Ujikom sendiri dilaksanakan selama 2 hari, dari mulai tanggal 01-02 Maret 2017 dengan mata uji yang di Ujikomkan adalah Mengelola Jurnal, Mengelola Buku Besar, Menyelesaikan Siklus Akuntansi, Rekonsiliasi fiskal dan SPT Tahunan PPh Badan untuk Ujikom Tulis serta Mengoperasikan Komputer Akuntansi (Myob) untuk Praktek. Selama 2 hari tersebut para peserta dapat mengikutinya dengan baik dan lancar, walau ada kendala, secara umum berjalan dengan baik.

Jadi, adik-adik SMP yang sekarang kelas 9, masih ada yang ragu untuk masuk SMK? Jangan ragu, jangan bimbang, segera tetapkan pilihan, bila perlu lakukan sholat malam untuk memilih yang terbaik diantara yang baik. Tidak perlu jauh-jauh mencari SMK, yang dekat rumah sekarang banyak kok, kualitasnya pun tidak kalah dengan SMK yang letaknya di pusat kota, salah satunya SMK Insan Prima Mandiri yang beralamat di Jalan KH. M. Hasbullah No. 100, Kp. Rancamaya, Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.







Mau Bukti? Ayo masuk SMK! Karena, SMK BISA!






Selasa, 14 Februari 2017

UNBK SMK IPMAN, ANTARA PERCAYA DAN TIDAK

Tidak terasa, lebih kurang 5 tahun SMK Insan Prima Mandiri Garut berdiri, mewarnai dunia pendidikan SMK di Garut yang semakin hari semakin banyak bermunculan. Dimulai sejak tahun 2012 dan kini sudah menginjak di tahun 2017, SMK Insan Prima Mandiri yang lebih familiar dengan sebutan SMK IPMAN terus berkembang dan bersaing demi terciptanya pendidikan yang berkualitas khususnya pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan.

Menginjak tahun kelimanya berkiprah di dunia pendidikan Garut, SMK IPMAN kini sudah bisa mandiri melaksanakan Ujian Nasional, selain karena sudah terakreditasi sejak 2 tahun lalu atau tepatnya tahun 2015, SMK IPMAN sudah memiliki fasilitas yang cukup memadai untuk menyelenggarakan Ujian Nasional secara mandiri atau dengan kata lain tidak menggabung/menumpang di sekolah lain. Dan mulai tahun pelajaran 2016/2017, SMK IPMAN memberanikan diri untuk menjadi penyelenggara dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Walau awalnya sempat bimbang dan ragu akan kesiapan fasilitas terutama untuk Komputer Server dan jaringan internet yang sepertinya sulit untuk mendekat ke kampus SMK IPMAN, tapi dengan perjuangan yang ekstra seluruh elemen yang ada di SMK IPMAN, akhirnya sehari menjelang sinkronisasi server lokal ke server pusat, seluruh perangkat pendukung UNBK berhasil mendarat dengan selamat di Kampus SMK IPMAN.

Dan mengawali kiprahnya di dunia UNBK, SMK IPMAN selama 2 hari, Senin dan Selasa, 13 dan Februari 2017 mengikuti Simulasi II UNBK bersama sekitar 88 sekolah lain jenjang SMK di Kabupaten Garut. Daya listrik yang sempat dikhawatirkan akan menjadi kendala, akhirnya bisa diajak kerjasama untuk tidak putus nyambung lagi.

Di hari pertama Simulasi, alhamdulillah berjalan dengan cukup lancar, walau server sempat merestart sendiri di waktu istirahat, tapi secara keseluruhan berjalan sesuai rencana. Hari pertama sendiri mapel yang disimulasikan adalah Matematika. Memasuki hari kedua simulasi, mapel yang disimulasikan adalah Bahasa Inggris dan secara keseluruhan berjalan dengan lancar.

Bagi SMK IPMAN, UNBK awalnya hanya sebuah wacana, antara ikut atau tidak pun sepertinya tidak pernah terpikirkan. Tapi percaya atau tidak, tahun ini SMK Insan Prima Mandiri menjadi penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Karena SMK itu BISA !


14 Februari 2017







Selasa, 04 Agustus 2015

Suasana Riang Gembira di MPLS hari terakhir

Kamis, 30 Juli 2015

Mengawali pagi, menyambut mentari, Kamis, 30 Juli 2015 siswa baru SMK Insan Prima Mandiri Garut, melaksanakan apel pagi. Dipimpin Pradana Putra Ambalan KH. M. Hasbullah-Fatimah Az-Zahra SMK Insan Prima Mandiri, apel pagi berjalan hidmat dan lancar. 



Di hari keempat tersebut, acara MPLS adalah pengenalan Ekstrakurikuler (Pramuka, Paskibra, PMR) dan juga OSIS. Selain acara tersebut, dilaksanakan pula pengembaraan di sekitar lokasi sekolah, untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru. Sebelum melaksanakan pengembaraan, acara diawali dengan sholat dhuha, kemudian dilanjutkan dengan senam gemufamire ala Pramuka SMK Insan Prima Mandiri. 
  



Tetap Semangat !

Senin, 27 Juli 2015

MPLS SMK Insan Prima Mandiri Hari ke-2

Selasa, 28 Juli 2015



Memasuki hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Insan Prima Mandiri Garut, para siswa baru tampak bersemangat, terlihat ketika jarum jam tepat menunjukan pukul 07.00 WIB, mereka sudah berbaris dengan rapi dengan dibantu kakak kelasnya untuk melaksanakan apel pagi. Ya apel pagi, kegiatan untuk menanamkan kedisiplinan ini menjadi awal kegiatan setiap harinya selama MPLS berlangsung sampai Kamis, 30 Juli 2015.

Setelah apel pagi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan materi PBB AB. Sama seperti Apel Pagi, PBB AB melatih siswa menjadi disiplin dan bertanggung jawab. PBB AB dilaksanakan kurang lebih 15 menit dan acara dilanjutkan dengan sholat dhuha, yang diarahkan oleh kakak kelasnya.

Tepat pukul 08.00 WIB, acara dilanjutkan dengan materi di dalam kelas yang dipandu oleh kakak kelas. Materi sendiri diisi oleh Ibu Aneu Susanti, S.E. dan Pak Dian Nurdiana, S.Pd.

Tetap semangat dalam menjalankan MPLSnya !


Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK INSAN PRIMA MANDIRI GARUT Tahun Pelajaran 2015/2016

Awal tahun pelajaran 2015/2016 sudah di depan mata. Seluruh sekolah di semua tingkatan sedang berbenah menghadapi tahun pelajaran baru. Mulai dari pendaftaran siswa baru, MPLS -- dulu MOPD --, sampai Rapat Dewan Guru untuk menentukan jadwal pelajaran selama tahun pelajaran 2015/2016.

SMK Insan Prima Mandiri Garut, pada hari Senin, 27 Juli 2015 bersama SMP Plus Al Kohar melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2015/2016, diawali dengan Upacara Pembukaan yang dilaksanakan di lapangan Upacara Yayasan Al Kohar dan di hadiri oleh seluruh siswa baru, baik kelas VII maupun kelas X. Selain dihadiri oleh siswa baru, dihadiri pula oleh Kepala SMP Plus Al Kohar dan Kepala SMK Insan Prima Mandiri Garut, beserta Guru dan Staff TU baik dari SMP Plus Al Kohar maupun SMK Insan Prima Mandiri.





Dalam sambutannya, baik kepala SMP Plus Al Kohar maupun SMK Insan Prima Mandiri, menyampaikan bahwa MPLS adalah kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh siswa baru. MPLS sendiri dilaksanakan selama 4 hari, mulai hari Senin tanggal 27 Juli 2015 sampai dengan Kamis, 30 Juli 2015.

Setelah pembukaan MPLS, siswa SMP Plus Al Kohar beserta Guru dan Staff TU melaksanakan halal bihalal yang setelah selesai dilanjutkan dengan acara MPLS.





Di tempat terpisah, siswa baru SMK Insan Prima Mandiri Garut mendapat pengarahan dari Kepala SMK Insan Prima Mandiri Garut, terkait MPLS dan sistem pembelajaran di SMK, terutama di SMK Insan Prima Mandiri.




Setelah mendapat pengarahan dari Bapak Kepala SMK Insan Prima Mandiri Garut, siswa baru SMK IPMAN kemudian dibagi dua ruangan, terpisah putra dan putri, untuk selanjutnya mendapatkan materi dari Guru Pembimbing yang sudah siap memberikan ilmu dan pengalamannya.

Selamat ber-MPLS !

Senin, 08 Juli 2013

PENGALAMAN JADI PANITIA PPDB.

Kisah nyata seorang tua dalam membimbing anaknya ke jalan surgawi. Di tahun Ajaran Baru banyak orang berlomba dengan berbagai cara agar anak kesayangannya masuk ke sekolah yang diinginkan.  
Salah seorang dari sekian banyak pendaftar yang ingin agar anaknya diterima orangtua selalu memantau perkembangan nilai yang dijadikan ketentuan rekruit siswa baru di kab. Garut, termasuk sekolah tempat saya mengabdi.  
Jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) lamanya 6 hari. Di luar dugaan waktu penerimaan masih tersisa, anaknya sudah tergeser lantaran nilai yang didapat di SD tidak sebesar nilai orang lain, alhasil si tua mencari info barangkali ada jalan yang bisa mengantarkan anak tumpuan harapannya masuk ke sekolah yang selalu dicita-citakan sejak lama. Tapi apa yg didapat.. nihil, hampir semua jawaban sama ... TIDAK BISA... Terlebih Kepala Dinas Pendidikan, juga Kasi PMPTK telah menyampaikan ketentuan PPDB yang dikaitkan dengan Dapodik, katanya jumlah rombel harus 9 sedangkan siswa per kelas tidak boleh lebih dari 36 orang, lebih satu orang pun resikonya fatal, BOS gak cair Sertifikasi Guru pun bakal mandeg. Wah... wah ... wah serem... 
Apa yang terjadi? Aturan manusia memang mudah untuk dibolak-balik, batasan 36 mulai dibiaskan ujung-ujungnya luntur juga karena gencarnya desakan ortu yang punya power untuk menyekolahkan anaknya. Bagaimana dg orangtua tersebut di atas?  
Melihat kondisi orangtua tersebut, salah seorang teman menyarankan agar bisa diterima cukup membuat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) karena aturan membolehkan untuk menerima dengan jalur itu walau jumlahnya dibatasi. Apa jawaban orangtua tersebut? :
” Bapa ... haturnuhun pisan kana perhatosanana haturpunten abdi..., leres abdi teh jalmi biasa nu teu aya kaboga, nanging saupami kedah ngaikrarkeun diri janten jalmi tidak mampu mah alim, abdi masih keneh kiat usaha. Rupina aya nu langkung hak sareng peryogi kana jatah eta. Abdi alim ngalengkahkeun suku pun anak kana jalan nu teu dipikarido ku Mantena. Sakali deui hapunten abdi teu aya maksad nolak pangasih tur perhatosan bapa. Piduana bae mudah2an pun anak tiasa sakola di tempat anu nanjeurkeun kajujuran sinareng bebeneran sok sanaos sakolana swasta”.  
....serrr. hate asa diturih karasa peurih.... dimana jati diri nu ngaran dirarangkenan gelar sarjana.... geuning dilenyepan mah euweuh onjoyna, palebah dieu mah eleh ku jalma nu teu pernah sakola nepi ka tamat SMP. Astagfirullahaladzim... hapunten abdi sadaya Ya Allah...

Kamis, 18 April 2013

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)


PANDUAN PPDB
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU 2013/2014
SMK INSAN PRIMA MANDIRI GARUT
Kompetensi Keahlian :
AKUNTANSI - PERBANKAN SYARI’AH - PRODUKSI GRAFIKA - MULTIMEDIA
_______________________________________________________________________

A. DASAR 
SK. Pengurus Harian Yayasan Al-Kohar Nomor 25/PH/YAK/III/2013, tanggal 18 Maret 2013, tentang Panitia PPDB Tahun 2013/2014.

B. PERSYARATAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU :

U M U M
  1. Umur pada tanggal 16 Juli 2013 maximal 18 tahun.
  2. Memiliki ijazah atau surat keterangan yang berpenghargaan sama dengan Ijazah SMP/MTs. atau yang sederajat.

K H U S U S
Mengisi formulir dan dilengkapi  :
  1. Foto copy Akte Kelahiran,     =  1 lembar
  2. Foto copy hasil UN (SKHUN) &  Foto copy Ijazah dilegalisir     =  1 lembar
  3. Pas Photo ukuran 3x4 dan 4x6 masing-masing     =  2 lembar
  4. Surat Kelakuan Baik dari sekolah    =  1 lembar
  5. Persyaratan dimasukan ke dalam Map : - Kompetensi keahlian Akuntansi : warna Biru -    Kompetensi keahlian Perbankan Syariah     : warna Hijau - Kompetensi keahlian Produksi Grafika : warna Merah - Kompetensi keahlian Multimedia    : warna Kuning
  6. Membayar Uang PSB ( PPDB ) : Rp. 900.000,- Biaya tersebut untuk; Kegiatan MOPD, SPP bulan Juli dan Agustus 2013, Seragam putih-abu, Seragam Pramuka, Kaos Olah raga, Baju/Jaket Almamater, Buku saku tata tertib sekolah. Uang Paktek 1 (satu) Semester.

C.   JADWAL KEGIATAN PSB ( PPDB )

PENDAFTARAN :
GEL. 1  :  8  April 2013  s.d. 31 Mei 2013
GEL. 2  :  1 Juni  2013  s.d.  31 Juli  2013

Informasi, hubungi Panitia PSB ( PPDB ) H. Ahmad Rofi’i, SH.I (081322339393), Imas Sawitri, S.Pd. (089652163088), Ai Madawiah, S.Pd. (085793572479) Atau
Kunjungi Kampus kami : Jl. KH. M. Hasbullah No. 100 Rancamaya Garut.

Contact

Jl. KH. Muhammad Hasbullah No. 100 Rancamaya - Garut email: smk.ipman@gmail.com